Bintang saya Gemini. Two persons trapped in one body, kata orang. Tau ga? Boleh percaya dan boleh tidak, saya suka mencurigai bahwa saya memang rada-rada berkepribadian ganda loh.

Kenapa?

Karena kadang saya lebih suka menyendiri tapi di lain saat saya pengen selalu berada di keramaian sampe takut ke luar dari keramaian itu. Kadang saya merasa adalah orang baik. Orang yang selalu patuh pada peraturan dan norma-norma yang ada. Tapi ga jarang juga saya suka merasa bahwa saya adalah orang ga bermoral yang selalu mendobrak norma dan hukum. Merasa bahwa saya orang bejat ga berakhlak yang membuat orang membenci saya.

Mungkin itu sebabnya orang sering menilai saya berdiri di area abu-abu.

Pernah saya bercita-cita jadi pemusik yang bisa bermain di Madison Square Garden dengan pengunjung membludak dan sorotan banyak lampu ke arah saya. Pokoknya saya adalah center of the universe. Tapi ga sampe dua hari, tiba-tiba saya bercita-cita pengen jadi pertapa yang hidup bertahun-tahun di dalam gua seorang diri. Saya bersemedi tanpa makan dan minum merenungi hakikat hidup.

Yang paling norak, saya pernah bermimpi jadi pemain blue film. Hahahahaha… Lucunya di saat yang sama saya juga berkhayal menjadi kyai yang sangat mengerti makna Qur’an sampe mendetil. Saya punya pesantren besar di puncak gunung terpencil dengan ribuan santri yang berasal dari seluruh dunia.

Kadang saya begitu tergila-gila sama perempuan Afrika karena buat saya warna kulit orang Afrika yang hitam itu begitu eksotik namun lain harinya saya begitu menggandrungi perempuan Cina. Kulit perempuan Cina buat saya begitu menawan mulus berkilau seperti pualam.

Alhamdulillah, saya ga pernah menyesali keadaan itu. Bahkan bersyukur sekali karena jadinya pengembaraan batin saya lebih bervariasi. Rasanya pengalaman batin jadi lebih kaya dari seharusnya. Dan semua pengalaman itu banyak gunanya dalam menyikapi hidup, dalam pemikiran dan tentu saja termasuk dalam penulisan.

Saya setuju dengan pemahaman bahwa berkah dan bencana sangat tergantung pada bagaimana kita menyikapinya. Dengan menjadi orang yang senantiasa bersyukur, Insya Allah kita semua akan selalu menyikapi segala hal dengan positif.

Copyright @ Budiman Hakim, www.oombud.com